Postingan

Apa aku bisa jadi orang hebat seperti mereka?

   Hari ini, aku melihat deretan story instagram orang orang lama. Teman-temanku dulu, sepupu, orang lain.    Pertama, teman smp 1, dia mempost foto balasan ucapan ulang tahun karena dia ulang tahun sekarang. -Lucunya dan sangat banyak yang mengucapkan selamat, wajahnya ceria dan cerah.    Kedua, teman smp 2, dia posting saat sedang tour sekolah di malaysia. -Woah, pasti dia bahagia. Fotonya sedang tersenyum sangat bagus.    Ketiga, sepupu ku memposting bahwa ia lulus di universitas jurusan psykologi. -benar2 mengagumkan, salut..    Keempat, teman jauh. Dia bersekolah di sekolah ternama Indonesia, tadi dia mempost foto sertifikat juara internasionalnya. -pasti dia bangga. Lalu aku coba melihat isi postingan lainnya. Siapa sangka dia di undang televisi, berpakaian bagus, ada juga fotonya dengan teman satu kelasnya. -irinya~ ---Ketika aku sedang di masa terpurukku. Tapi mereka berhasil dengan diri mereka. --kamu tahu? semuanya orang kaya. ...

Halaman Pertama : Hi My Child 👋🏻

Ini ku buat khusus untuk anakku nanti. Halo. Salam kenal. Hm...aku ibumu...tapi aku masih di 2025. Jujur, aku penasaran dengan mu. Apa nantinya aku akan memilikimu? Atau mungkin kamu adalah anak yang aku adopsi? Apa kamu dari rahim ku? Apa kamu sendiri atau ada saudara?. Menakjubkan jika aku bisa memilikimu. Aku akan menyayangimu, sangat. Bahkan rasa kasih sayang itu sudah mulai ku kumpulkan dari sekarang, dan itu hanya untuk mu. Aku akan menyiapkan diri dan memantaskan diriku agar bisa memilikimu suatu hari.  Aku sudah banyak berpikir Pertama, aku berpikir bahwa aku akan memilikimu sebelum usiaku 32 tahun. Karena jika usiaku sudah lebih dari 32 tahun, aku tidak ingin memilikinya. Bayangkan jika aku memilikimu di usia 35, maka saat kamu usia 20 aku akan berusia 55. Namun jika aku memiliki mu di usia 32, jika kamu 20 aku akan berusia 52 tahun. Kamu tahu mengapa aku memikirkan hal sepele ini?, ayahku memilikiku saat umurnya 39 tahun. Dan di umurnya yang sudah lebih dari 57 ini, aku m...

Aku Ingin Bercerita, Apa Bisa Seseorang Dengarkanku?

 Gelisah..aku gelisah hari ini. Aku gelisah sejak kemaren..aku sudah lama gelisah. Awal Januari - aku dipilih oleh guruku untuk ikut sebuah lomba dibulan Mei nanti. Untuk itu ia menyuruhku untuk latihan beberapa bulan ini dulu, dan memberi bantuan perangkat latihan yaitu laptop.  Karena sudah diberi kepercayaan, aku bertekad untuk giat. Peraturan Lomba - 1 tim 2 orang. 1 sekolah hanya bisa mengirim 1 tim saja. Aku punya teman setim. Teman satu kelas. Sesama perempuan. Aku cukup dekat, tapi hanya sebatas teman. Kami latihan setiap Sabtu dan Minggu . Minggu pertama latihan - tempat latihanku isinya semua laki-laki. Orang tua kami cemas, jadi aku memberitahu situasiku pada guruku itu. Sehari setelahnya, guruku marah . Dia mengganti kami dengan anak kelas lain. Aku memberi tahu pada guruku bahwa aku masih ingin ikut, tolong percaya sekali lagi. Aku minta maaf.. Kami diberi kesempatan. Namun harus bersaing dengan kelas lain itu. Aku merespon semangat dan sedih.  Minggu kedu...